Penyebab Mata Silinder, Berhenti Lakukan Ini Sekarang!

biotifor.or.id – Mata silinder , seringkali dihadapi oleh banyak individu, merupakan salah satu gangguan mata yang mengakibatkan ketajaman penglihatan kabur dan kurang fokus. Masalah ini bisa sangat mengganggu dalam aktivitas sehari-hari, terutama ketika kita harus berurusan dengan membaca atau menulis. Apa yang sebenarnya menjadi pemicu timbulnya mata silinder? Adakah cara untuk mencegahnya atau mengobatinya? Selanjutnya, mari kita eksplorasi bersama dalam artikel ini.

Pengenalan Tentang Masalah Mata Silinder

penyebab mata silinder

Astigmatisme, atau yang dikenal sebagai mata silinder, adalah kondisi ketika kornea atau lensa mata memiliki bentuk yang tidak sempurna, cenderung lebih memanjang atau oval daripada bulat. Akibatnya, mata tidak dapat dengan akurat memusatkan cahaya ke titik fokus pada retina, menghasilkan citra yang terdistorsi, kabur, atau memunculkan bayangan.

Pemahaman Penyebab Mata Silinder

Astigmatisme, yang seringkali menyebabkan gejala seperti sakit kepala, mata lelah, mata kering, mata merah, dan kesulitan melihat pada malam hari, memerlukan penanganan yang tepat. Jika tidak diatasi dengan benar, mata silinder dapat menjadi lebih serius dan berpotensi menimbulkan masalah komplikasi, seperti glaukoma atau keratoconus. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami akar penyebab astigmatisme guna mencegah serta mengobati gangguan penglihatan ini dengan baik.

1. Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga

Mata silinder bisa disebabkan oleh faktor genetik dan riwayat keluarga yang menjadi pemicu utamanya. Ketika orang tua atau saudara kita menderita astigmatisme, peluang kita mengalami gangguan serupa akan meningkat. Ini disebabkan oleh warisan genetik yang memengaruhi bentuk kornea atau lensa mata, yang kita terima dari keluarga kita.

2. Kebiasaan dan Gaya Hidup yang Mempengaruhi

Selain faktor genetik dan sejarah keluarga, perilaku dan cara kita menjalani kehidupan juga dapat berdampak pada perkembangan astigmatisme. Terdapat beberapa kebiasaan dan pola hidup yang berpotensi menjadi penyebab mata silinder, antara lain :

Baca Juga  8 Manfaat Teripang Bagi Kesehatan dan Cara mengolahnya

Terlalu sering menatap layar

Melihat layar perangkat seperti komputer, laptop, ponsel pintar, atau televisi dalam durasi yang berlebihan dan terlalu dekat dengan mata dapat menyebabkan kelelahan dan ketegangan mata. Hal ini dapat mengganggu kemampuan kornea dan lensa mata dalam menyesuaikan fokus terhadap cahaya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatur jarak dan waktu yang tepat saat menggunakan layar, agar kita tidak terlalu berlebihan. Alternatifnya, kita dapat mengenakan kacamata anti radiasi atau memasang pelindung layar guna mengurangi dampak negatif dari sinar biru yang dipancarkan oleh layar.

Kurang tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan mata menjadi kering, merah, dan mudah iritasi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan peradangan pada kornea atau lensa mata, yang dapat menjadi pemicu mata silinder. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kualitas tidur yang memadai, dengan durasi ideal sekitar 7-8 jam per malam. Selain itu, kita dapat meredakan ketidaknyamanan pada mata dengan menggunakan tetes mata atau kompres dingin untuk memberikan kelembapan dan kenyamanan pada mata kita.

Kurang nutrisi

Kekurangan nutrisi dapat mengakibatkan kurangnya zat-zat penting yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan fungsi kornea serta lensa mata. Hal ini berpotensi menjadi penyebab mata silinder. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memastikan asupan nutrisi yang cukup, terutama melalui konsumsi makanan yang sehat dan seimbang. Makanan kaya akan vitamin A, C, E, dan antioksidan sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan mata, seperti wortel, bayam, tomat, jeruk, alpukat, dan ikan.

3. Faktor Lingkungan dan Pajanan Eksternal

Lingkungan dan faktor eksternal juga memiliki peran dalam pemicu mata silinder. Beberapa aspek lingkungan dan faktor eksternal yang berpotensi menjadi penyebab astigmatisme adalah :

Baca Juga  Manfaat Bio Oil untuk Wajah: Rahasia Keindahan Kulit yang Sehat

Sinar UV.

Sinar ultraviolet (UV) yang berasal dari matahari atau lampu neon memiliki potensi untuk merusak kornea dan lensa mata apabila terpapar secara berlebihan. Dampak dari sinar UV ini dapat menjadi penyebab terjadinya mata silinder. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata kita sangat penting, dan salah satu langkahnya adalah melindungi mata dari sinar UV dengan mengenakan kacamata hitam atau topi saat beraktivitas di luar ruangan.

Polusi udara

Polusi udara yang timbul dari sumber-sumber seperti asap kendaraan, aktivitas pabrik, konsumsi rokok, atau bahkan kebakaran, memiliki potensi untuk menyebabkan iritasi pada mata dan peradangan pada kornea serta lensa mata kita. Dampak ini dapat menjadi pencetus mata silinder. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk menjauhi daerah yang terpapar polusi udara atau menggunakan masker pelindung ketika berada di lingkungan yang berisiko.

Trauma fisik

Trauma fisik pada mata yang disebabkan oleh dampak fisik, luka, atau penetrasi benda asing memiliki potensi untuk mengganggu struktur dan bentuk kornea serta lensa mata kita. Dampak ini dapat menjadi penyebab terjadinya mata silinder. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan ketika terlibat dalam aktivitas fisik yang membawa risiko cedera pada mata, seperti olahraga kontak, mengemudi, atau pekerjaan yang melibatkan manipulasi benda tajam.

Jenis-jenis mata silinder yang umum ditemukan

Ada dua jenis mata silinder yang umum ditemukan, yaitu:

1. Mata silinder korneal

Ini adalah jenis mata silinder yang paling sering terjadi. Mata silinder korneal disebabkan oleh bentuk kornea yang tidak simetris atau tidak rata. Biasanya, kornea berbentuk bulat seperti bola basket. Namun, pada mata silinder korneal, kornea berbentuk oval seperti bola rugby. Hal ini membuat cahaya yang masuk ke mata tidak bisa difokuskan dengan baik di satu titik di retina, melainkan tersebar di beberapa titik.

Baca Juga  Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan Badan dan Kulit

2. Mata silinder lensa

Ini adalah jenis mata silinder yang lebih jarang terjadi. Mata silinder lensa disebabkan oleh bentuk lensa yang tidak simetris atau tidak rata. Biasanya, lensa berbentuk bulat seperti bola pingpong. Namun, pada mata silinder lensa, lensa berbentuk oval seperti telur. Hal ini membuat cahaya yang masuk ke mata tidak bisa difokuskan dengan baik di satu titik di retina, melainkan tersebar di beberapa titik.

Baca Juga : Penyebab Mata Bintitan Yang Jarang Diketahui

Kesimpulan

Mata silinder adalah kondisi di mana kornea atau lensa mata tidak berbentuk bulat sempurna, melainkan agak lonjong atau oval. Mata silinder membuat penglihatan kita menjadi kabur dan tidak fokus. Mata silinder bisa disebabkan oleh faktor genetik dan riwayat keluarga, kebiasaan dan gaya hidup yang mempengaruhi, serta faktor lingkungan dan pajanan eksternal.