Manfaat Susu Organik, Solusi Untuk Kesehatan Dan Lingkungan

Posted on

biotifor.or.idManfaat Susu Organik , Susu adalah salah satu produk olahan susu yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Susu dapat berasal dari berbagai sumber, seperti sapi, kambing, domba, atau ayam. Namun, tidak semua susu yang dijual di pasaran memiliki kualitas yang baik. Ada beberapa susu yang mengandung bahan kimia, pewarna, pengawet, atau hormon yang dapat berbahaya bagi kesehatan.

Salah satu susu yang memiliki kualitas tinggi dan ramah lingkungan adalah susu organik. Susu organik adalah susu yang berasal dari hewan-hewan yang diberi pakan organik, seperti rumput, jerami, atau sayuran. Susu organik tidak menggunakan pestisida, herbisida, atau antibiotik dalam pengelolaannya. Susu organik juga tidak diproses dengan cara pengeringan, penggilingan, atau penambahan gula.

Susu organik memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

Manfaat Susu Organik Bagi Kesehatan

manfaat susu organik

Susu organik mengandung berbagai zat gizi yang penting untuk tubuh kita. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), setiap 100 ml susu organik mengandung:

  • Protein: 3 gram
  • Lemak: 2 gram
  • Karbohidrat: 1 gram
  • Gula: 0 gram
  • Kalsium: 200 mg
  • Kalium: 200 mg
  • Asam lemak omega 3: 0,5 gram
  • Asam linoleat konjugasi (CLA): 0,5 gram
  • Lutein: 0,1 mg
  • Zeaxanthin: 0,1 mg
  • Beta karoten: 0,1 mg
  • Vitamin E: 2 mg

Zat gizi-zat gizi tersebut dapat membantu menunjang berbagai fungsi tubuh kita, seperti:

1. Metabolisme Tubuh

Protein dan lemak merupakan sumber energi utama bagi tubuh kita. Protein juga dapat membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak atau luka. Lemak juga dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan fungsi saraf.

Kalsium dan kalium merupakan mineral penting untuk menjaga kesehatan tulang dan otot. Kalsium juga dapat membantu mengatur tekanan darah dan denyut jantung. Kalium juga dapat membantu mengatur kontraksi otot dan relaksasi saraf.

Asam lemak omega 3 dan CLA merupakan jenis lemak antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul-molekul yang tidak stabil yang dapat menyebabkan penuaan dini dan penyakit kronis.

Lutein dan zeaxanthin merupakan pigmen antioksidan yang dapat melindungi mata dari penyakit seperti katarak dan degenerasi makula. Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi kabur sehingga mengganggu penglihatan. Degenerasi makula adalah kondisi di mana lapisan retina mata menjadi rusak sehingga menyebabkan gangguan penglihatan.

Baca Juga  Tanaman Herbal untuk Asam Lambung Solusi Alami Kesehatan

Beta karoten merupakan pigmen antioksidan lainnya yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi.

Vitamin E merupakan vitamin antioksidan lainnya yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

2. Kekebalan Tubuh

Zat gizi-zat gizi tersebut dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita agar lebih tahan terhadap penyakit. Sistem kekebalan tubuh adalah sistem pertahanan alami tubuh kita yang melibatkan sel-sel imun seperti sel darah putih, sel limfosit, sel antibodi, dan sel sitokin.

Protein dan lemak merupakan sumber energi utama bagi sel-sel imun untuk melakukan aktivitasnya. Kalsium dan kalium juga dapat membantu menjaga fungsi saraf pusat yang mengatur aktivitas imun.

Asam lemak omega 3 dan CLA juga dapat membantu meningkatkan produksi sitokin-sitokin imun seperti interleukin-1 beta (IL-1 beta), interleukin-interleukin-6 (IL-6), dan tumor necrosis factor-alpha (TNF-alpha). Sitokin-sitokin ini dapat membantu merangsang, mengatur, atau menghambat aktivitas sel-sel imun.

Lutein dan zeaxanthin juga dapat membantu melindungi mata dari infeksi bakteri, virus, atau jamur yang dapat menyebabkan katarak atau degenerasi makula.

Beta karoten juga dapat membantu meningkatkan produksi sitokin-sitokin imun seperti interferon-gamma (IFN-gamma) dan interleukin-2 (IL-2). Sitokin-sitokin ini dapat membantu melawan infeksi virus atau jamur.

Vitamin E juga dapat membantu melindungi sel-sel imun dari kerusakan akibat radikal bebas.

3. Massa Otot

Protein dan lemak merupakan sumber energi utama bagi otot untuk melakukan aktivitasnya. Protein juga dapat membantu membangun dan memperbaiki jaringan otot yang rusak atau luka. Lemak juga dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan fungsi saraf.

Kalsium dan kalium juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan otot. Kalsium juga dapat membantu mengatur tekanan darah dan denyut jantung. Kalium juga dapat membantu mengatur kontraksi otot dan relaksasi saraf.

Asam lemak omega 3 dan CLA juga dapat membantu meningkatkan produksi sitokin-sitokin imun seperti IL-1 beta, IL-6, TNF-alpha, IFN-gamma, dan IL-2. Sitokin-sitokin ini dapat membantu merangsang, mengatur, atau menghambat aktivitas otot.

Lutein dan zeaxanthin juga dapat membantu melindungi mata dari infeksi bakteri, virus, atau jamur yang dapat menyebabkan katarak atau degenerasi makula.

Beta karoten juga dapat membantu meningkatkan produksi sitokin-sitokin imun seperti IFN-gamma dan IL-2. Sitokin-sitokin ini dapat membantu melawan infeksi virus atau jamur.

Baca Juga  Cara Membuat Masker Madu untuk Memutihkan Wajah Efektif Dan Mudah

Vitamin E juga dapat membantu melindungi sel-sel otot dari kerusakan akibat radikal bebas.

4. Lemak Perut

Lemak merupakan sumber energi utama bagi tubuh kita. Lemak juga dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan fungsi saraf. Lemak perut adalah jenis lemak yang dikeluarkan oleh usus halus melalui feses. Lemak perut memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan kita, seperti:

  • Membantu menyerap vitamin D dari sinar matahari
  • Membantu mengatur kadar gula darah
  • Membantu mencegah osteoporosis
  • Membantu mencegah diabetes tipe 2
  • Membantu mencegah penyakit jantung

Lemak perut sebaiknya berasal dari sumber yang sehat, seperti ikan berlemak, kacang-kacangan, biji-bijian, atau minyak zaitun. Hindari konsumsi lemak perut yang berasal dari sumber yang tidak sehat, seperti gorengan, makanan olahan, daging berlemak tinggi, atau minyak goreng.

5. Kadar Kolesterol dalam Tubuh

Kolesterol adalah zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk membuat hormon-hormon penting seperti estrogen, progesteron, testosteron, dan kortisol. Kolesterol juga merupakan komponen utama dari membran sel-sel tubuh kita.

Namun, kadar kolesterol dalam tubuh kita harus dijaga agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Kadar kolesterol terlalu tinggi dalam tubuh kita dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah sehingga mengganggu aliran darah ke organ-organ vital seperti jantung atau otak. Kadar kolesterol terlalu rendah dalam tubuh kita dapat menyebabkan gangguan pembentukan sel-sel darah baru sehingga meningkatkan risiko anemia atau infeksi.

Susu organik memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah daripada susu biasa karena tidak menggunakan pestisida, herbisida, atau antibiotik dalam pengelolaannya. Susu organik juga tidak diproses dengan cara pengeringan, penggilingan, atau penambahan gula. Susu organik juga tidak mengandung bahan kimia, pewarna, atau pengawet yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh kita.

6. Reaksi Alergi

Susu organik memiliki reaksi alergi yang lebih rendah daripada susu biasa karena tidak mengandung bahan-bahan yang dapat memicu alergi, seperti gluten, soya, atau madu. Susu organik juga tidak mengandung hormon-hormon yang dapat memicu alergi, seperti estrogen, progesteron, testosteron, atau kortisol.

Reaksi alergi adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh kita dengan cara melepaskan zat-zat yang disebut histamin. Histamin dapat menyebabkan gejala-gejala seperti gatal-gatal, bengkak-bengkak, ruam-ruam, sesak napas, atau pusing.

Baca Juga  MPASI Buah Naga: Manfaat, Resep, dan Cara Membuatnya

Reaksi alergi dapat terjadi pada siapa saja yang mengonsumsi susu organik. Namun, beberapa orang mungkin lebih rentan terhadap reaksi alergi karena memiliki riwayat keluarga atau pribadi yang memiliki alergi terhadap susu atau produk-produk olahannya.

7. Kesehatan Mata

Susu organik memiliki kesehatan mata yang lebih baik daripada susu biasa karena mengandung zat-zat antioksidan yang dapat melindungi mata dari penyakit-penyakit seperti katarak dan degenerasi makula.

Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi kabur sehingga mengganggu penglihatan. Katarak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti usia lanjut, merokok, paparan sinar matahari berlebihan, atau penyakit jantung.

Degenerasi makula adalah kondisi di mana lapisan retina mata menjadi rusak sehingga menyebabkan gangguan penglihatan. Degenerasi makula dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti usia lanjut, diabetes tipe 2, penyakit jantung, atau tekanan darah tinggi.

Susu organik mengandung lutein dan zeaxanthin sebagai pigmen antioksidan yang dapat melindungi mata dari infeksi bakteri, virus, atau jamur yang dapat menyebabkan katarak atau degenerasi makula. Lutein dan zeaxanthin juga dapat membantu mencegah kerusakan pada lensa mata akibat sinar UV.

Susu organik juga mengandung beta karoten sebagai pigmen antioksidan lainnya yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi. Beta karoten juga dapat membantu mencegah kerusakan pada retina mata akibat sinar UV.

Baca Juga : Manfaat Susu Evaporasi 

Kesimpulan

Susu organik adalah susu yang berasal dari hewan-hewan yang diberi pakan organik dan tidak menggunakan pestisida, herbisida, antibiotik dalam pengelolaannya. Susu organik memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia karena mengandung berbagai zat gizi yang penting untuk tubuh kita.