Tidur Ideal berapa Jam untuk Hidup Sehat dan Sesuai Usia

Posted on

Biotifor.or.idTidur Ideal berapa Jam. Dapatkan jumlah jam tidur ideal yang Anda perlukan untuk hidup sehat. Dalami mengenai keutamaan tidur, efeknya pada kesehatan keseluruhannya, dan referensi pakar untuk capai kualitas tidur yang lebih bagus.

Tidur ialah sisi penting dari kegiatan rutin harian kita, penting untuk kesehatan mental dan fisik kita. Kita habiskan sekitaran sepertiga dari hidup kita untuk tidur, tetapi keutamaan kualitas tidur kerap diacuhkan. Dalam artikel mendalam ini, kita akan mengeksploitasi pertanyaan, “berapa jam tidur ideal” yang dibutuhkan untuk hidup sehat, menyelami beragam factor yang mempengaruhi keperluan tidur kita . Maka, mengambil satu cangkir teh dan bersiap-siaplah untuk mengawali perjalanan ungkap rahasia tidur pulas.

Tidur Ideal berapa Jam yang Dibutuhkan?

Untuk tentukan jumlah jam tidur yang ideal, beragam factor turut berperanan, diantaranya umur, style hidup, dan kesehatan keseluruhannya. Sementara durasi waktu tidur yang ideal bisa bervariatif dari orang pada orang, National Sleep Foundation memberi dasar umum untuk barisan umur yang beda:

1. Dewasa (26-64 tahun)

Banyak orang dewasa memerlukan 7 sampai 9 jam tidur per malam untuk berperan maksimal pada siang hari. Tetapi, sebagian orang kemungkinan berasa fresh cuma dalam 6 jam, sedangkan lainnya kemungkinan memerlukan sampai 10 jam.

2. Dewasa Muda (18-25 tahun)

Orang dewasa muda mempunyai keperluan tidur yang sama dengan orang dewasa, dengan 7 sampai 9 jam tidur malam direferensikan untuk performa dan kesejahteraan dan produktivitas yang maksimal.

3. Remaja (14-17 tahun)

Badan remaja mengalami peralihan yang krusial, dan mereka memerlukan 8 sampai 10 jam tidur tiap malam untuk memberikan dukungan perkembangan, perubahan, dan prestasi akademis mereka.

4. Anak Umur Sekolah (6-13 tahun)

Beberapa anak dalam barisan umur ini memerlukan 9 sampai 11 jam tidur untuk tingkatkan perubahan mental dan fisik yang sehat, dan untuk tingkatkan kekuatan kognitif.

Baca Juga | 10 Obat Tradisional Penurun Panas & Perawatannya, Sehat Alami

Baca Juga  Cara Mengatasi Telinga Sakit: Solusi untuk Ketidaknyamanan Telinga Anda

5. Anak prasekolah (umur 3-5 tahun)

Beberapa anak prasekolah memerlukan 10 sampai 13 jam tidur untuk memberikan dukungan perkembangan mereka yang cepat dan untuk menolong peningkatan beragam ketrampilan.

6. Balita (1-2 tahun)

Balita memerlukan 11 sampai 14 jam tidur untuk memberikan fasilitas perkembangan dan evaluasi mereka dengan keseluruhnya.

7. Bayi (4-11 bulan)

Bayi harus tidur sepanjang 12 sampai 15 jam, termasuk tidur siang, untuk memberikan dukungan perkembangan dan perubahannya.

8. Bayi baru lahir (umur 0-3 bulan)

Bayi baru lahir mempunyai skema tidur yang tidak teratur dan memerlukan 14 sampai 17 jam tidur tiap hari.

Baca Juga | Mengenali 7 Manfaat Eucalyptus untuk Kesehatan

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Jam Tidur Ideal

Tentukan jumlah tidur yang pas untuk seorang bukan pendekatan satu ukuran untuk semua. Faktor-faktor bisa mempengaruhi durasi waktu tidur ideal:

1. Genetika

Formasi genetik mainkan peranan penting saat tentukan skema tidur alami seorang. Sebagian orang kemungkinan secara genetik condong memerlukan semakin banyak atau semakin sedikit tidur dibanding lainnya.

2. Style hidup

Opsi style hidup, seperti agenda kerja, kegiatan sosial, dan waktu monitor saat sebelum tidur, bisa mempengaruhi durasi waktu tidur. Karyawan shift dan mereka yang mempunyai agenda tidak teratur kemungkinan berasa kesusahan untuk menjaga kegiatan rutin tidur yang stabil.

3. Keadaan Kesehatan

Keadaan klinis tertentu, seperti masalah tidur (mis., insomnia, sleep apnea), ngilu akut, atau permasalahan kesehatan psikis, bisa mengusik skema tidur dan mempengaruhi jumlah jam yang diperlukan untuk tidur pulas.

Baca Juga | Buah yang dilarang untuk Penderita Diabetes & Efek Sampingnya

4. Umur dan Tahapan Kehidupan

Seperti disebut awalnya, syarat tidur berbeda bersamaan pertambahan umur. Anak kecil dan remaja umumnya memerlukan semakin banyak tidur karena perkembangan dan perubahan yang cepat yang dirasakan badan mereka.

5. Depresi dan Kekhawatiran

Tingkat depresi dan kekhawatiran yang lebih tinggi bisa mengakibatkan masalah tidur, hingga istirahat yang tidak mencukupi.

Baca Juga  Manfaat Minuman Protein, Membantu Proses Pemulihan Tubuh

6. Kegiatan Fisik

Kegiatan fisik dengan teratur bisa memengaruhi kualitas tidur secara positif dan bisa memengaruhi durasi waktu tidur yang ideal.

Baca Juga | 12 Buah untuk Penderita Diabetes yang Aman Dikonsumsi

Tips Mencapai Tidur Berkualitas

Cuma fokus dalam jumlah jam tidur tidak cukup; capai kualitas tidur yang bagus sama keutamaan. Berikut beberapa panduan untuk tingkatkan kualitas tidur:

1. Jaga Agenda Tidur

Jaga agenda tidur-bangun yang stabil, bahkan juga diakhir minggu, untuk atur jam intern badan Anda.

2. Buat Kegiatan rutin Waktu Tidur yang Rileks

Kerjakan kegiatan yang menentramkan saat sebelum tidur, seperti membaca buku atau mandi air hangat, untuk memberikan signal dalam tubuh Anda jika telah saatnya untuk santai.

3. Maksimalkan Lingkungan Tidur Anda

Pastikan kamar tidur Anda aman untuk tidur dengan mengawasinya masih tetap sejuk, gelap, dan sunyi. Investasikan kasur dan bantal yang sangat nyaman.

4. Bataskan Waktu Monitor Saat sebelum Tidur

Paparan monitor yang pancarkan sinar biru bisa mengusik produksi melatonin, hormon yang bertanggungjawab untuk menginduksi tidur.

5. Bataskan Konsumsi Cafein dan Alkohol

Cafein dan alkohol bisa mengusik skema tidur, menjadi seharusnya jauhi dekati waktu tidur.

6. Kelola rasa Depresi

Latih teknik pengurangan depresi seperti meditasi, pernafasan dalam, atau yoga untuk mempromokan rileksasi dan tidur yang lebih bagus.

Baca Juga | Mengenal Manfaat Lemon Balm: Beragam Khasiat bagi Kesehatan

Pertanyaan seputa Tidur Ideal berapa Jam?

1. Bisakah saya berfungsi dengan baik hanya dengan tidur beberapa jam?

Sementara sebagian orang akui berperan secara baik sama tidur minimum, sebagian besar pribadi memerlukan 7 sampai 9 jam tidur untuk performa maksimal dan kesejahteraan keseluruhannya.

2. Apakah tidur siang bermanfaat bagi orang dewasa?

Ya, power nap singkat bisa tingkatkan kesiagaan dan keproduktifan, tapi seharusnya terbatasi sekitaran 20-30 menit untuk menghindar dari masalah tidur malam hari.

Baca Juga  Menggali Penyebab Sering Buang Air Kecil dan Solusinya

3. Bisakah Anda mengejar ketinggalan tidur?

Ya, pada beberapa kasus, Anda bisa mengkompensasi kurang tidur dengan memperoleh istirahat tambahan saat malam selanjutnya. Tetapi, lebih bagus mengutamakan tidur yang stabil dan cukup.

4. Apakah usia memengaruhi kualitas tidur?

Ya, bersamaan pertambahan umur, skema tidur dan jumlah tidur pulas yang kita rasakan dapat berbeda. Orang dewasa yang semakin lebih tua kemungkinan alami tidur yang semakin lebih terfragmentasi.

5. Bagaimana olahraga memengaruhi tidur?

Kegiatan fisik dengan teratur bisa tingkatkan kualitas tidur, tapi olahraga terlampau dekat sama waktu tidur kemungkinan mempunyai dampak stimulan dan membuat Anda lebih susah tertidur.

6. Apa peran diet dalam tidur?

Diet imbang bisa memberikan dukungan tidur yang lebih bagus, tapi makanan berat, khususnya saat sebelum tidur, bisa mengusik tidur. Jauhi konsumsi makanan besar atau cafein dekati waktu tidur.

Kesimpulan

Tidur ialah komoditas bernilai yang mempengaruhi tiap faktor kehidupan kita, dimulai dari kesehatan fisik sampai peranan kognitif dan kesejahteraan emosional. Pahami berapa jam tidur ideal yang kita perlukan dan beberapa faktor yang mempengaruhi skema tidur kita penting untuk jalani hidup yang sehat dan berbahagia. Dengan meng ikuti panduan untuk tingkatkan kualitas tidur dan mengutamakan tidur pulas, Anda bisa buka kekuatan penuh tiap hari.

Ingat, tidur bukan kemewahan; itu ialah keperluan untuk kehidupan yang semangat dan memberikan kepuasan.