Cara Menghilangkan Keloid Secara Alami | Untuk Kulit Lebih Mulus

Posted on

biotifor.or.idCara Menghilangkan Keloid – Keloid ialah permasalahan kulit yang sering mengusik performa dan rasa optimis. Ini ialah tipe jaringan parut yang tumbuh lebih besar dibanding cedera aslinya dan mempunyai struktur yang tidak sama. Dalam artikel berikut, kita akan mengulas cara menghilangkan keloid dan kembalikan keyakinan dirimu.

Apa itu Keloid?

Keloid ialah tipe sisa cedera yang tercipta saat kulit alami pengobatan sesudah luka atau cedera, seperti irisan, cedera bakar, atau sisa jerawat. Yang membandingkan keloid dari sisa cedera yang lain ialah perkembangannya yang terlalu berlebih dan melewati tempat asal luka. Berikut beberapa keunikan keloid:

  1. Pertumbuhan berlebihan: Keloid condong tumbuh semakin lebih besar dibanding cedera aslinya dan bisa menebar ke tempat kulit yang sehat disekelilingnya.
  2. Bentuk yang tidak teratur: Keloid mempunyai bentuk yang tidak teratur dan bisa jadi mencolok di atas kulit.
  3. Warna berbeda: Keloid bisa mempunyai warna yang tidak sama dari kulit sekelilingnya, sering jadi lebih gelap ataupun lebih merah.
  4. Terasa gatal atau nyeri: Sebagian orang dengan keloid alami gatal atau ngilu pada tempat sisa cedera itu.

Munculnya keloid dapat dikuasai oleh faktor genetik, hingga orang dengan kisah keluarga keloid lebih beresiko untuk memikulgkannya. Disamping itu, luka lebih dalam atau infeksi pada cedera bisa tingkatkan dampak negatif pembangunan keloid.

Penyembuhan keloid umumnya mengikutsertakan pendekatan yang tidak sama, termasuk pemakaian cream atau salep, therapy laser, therapy injeksi, atau pembandinghan dalam kasus lebih kronis. Penting untuk konsultasi sama dokter kulit atau pakar bedah plastik bila kamu mempunyai keloid yang mengusik atau membuat kamu tidak nyaman.

Mengapa Keloid Terjadi?

Keloid terjadi karena masalah pada proses pengobatan kulit sesudah berlangsungnya luka atau cedera. Proses pengobatan normal kulit mengikutsertakan tahapan-tahapan, termasuk infeksi, pembangunan jaringan parut, dan remodeling. Tetapi, pada sebagian orang, proses ini menjadi tidak termonitor, yang menyebabkan terciptanya keloid. Beberapa faktor berikut bisa mempengaruhi mengapa keloid terjadi:

  1. Faktor Genetik: Kisah keluarga berperanan penting pada kemungkinan seorang meningkatkan keloid. Bila ada bagian keluarga yang mempunyai keloid, kamu kemungkinan lebih rawan untuk merasakannya.
  2. Jenis Kulit: Orang dengan tipe kulit tertentu, khususnya yang mempunyai semakin banyak melanin (pigmen kulit), lebih beresiko meningkatkan keloid. Keloid lebih biasa terjadi pada pribadi dengan kulit berpigmen gelap.
  3. Tipe Cedera: Luka lebih dalam, seperti cedera bakar, operasi besar, atau luka yang menghancurkan susunan kulit dalam (dermis), beresiko semakin tinggi untuk hasilkan keloid.
  4. Infeksi: Infeksi pada tempat luka bisa tingkatkan dampak negatif terciptanya keloid.
  5. Usia dan Gender: Keloid seringkali terjadi pada berusia muda dan pada wanita.
  6. Faktor Hormonal: Beberapa hormon seperti hormon kehamilan bisa mempengaruhi perubahan keloid dalam beberapa pribadi.
  7. Faktor Lain: Pemakaian perhiasan badan yang melekat di kulit (seperti tindik telinga) atau penekanan yang terus-terusan pada tempat kulit tertentu bisa mengakibatkan keloid pada sebagian orang.
Baca Juga  Efek Samping Makan Micin Bagi Kesehatan

Tapi penting untuk dikenang jika walaupun beberapa faktor ini bisa tingkatkan dampak negatif keloid, tidak ada cara tentu untuk menghambatnya seutuhnya. Bila kamu mempunyai kecondongan untuk meningkatkan keloid atau mempunyai keloid yang telah ada, konsultasilah sama dokter atau specialist kulit untuk menangani permasalahan ini. Ada beragam opsi penyembuhan yang ada untuk menolong kurangi penampilan atau tanda-tanda keloid.

Cara Menghilangkan Keloid Secara Alami

Cara Menghilangkan Keloid Secara Alami

Keloid adalah masalah kulit yang umum terjadi akibat pertumbuhan jaringan parut yang berlebihan setelah luka atau cedera. Keloid biasanya muncul sebagai tonjolan merah atau merah muda yang meninggi di atas permukaan kulit, dan mereka dapat menjadi sangat mengganggu secara estetik. Meskipun tidak berbahaya secara medis, keloid dapat menjadi masalah kosmetik yang signifikan bagi banyak orang. Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan keloid yang dapat membantu menghilangkannya:

1. Konsultasi dengan Dokter

Langkah pertama yang harus kamu lakukan jika kamu ingin menghilangkan keloid adalah berkonsultasi dengan seorang dokter atau dermatologis. Dokter akan melakukan pemeriksaan kulit dan memberikan rekomendasi tentang perawatan yang paling cocok untuk jenis keloid kamu.

2. Terapi Steroid

Terapi steroid adalah salah satu perawatan paling umum untuk keloid. Dokter akan menyuntikkan kortikosteroid ke dalam keloid, yang dapat mengurangi peradangan dan mengurangi ukurannya. Terapi steroid biasanya diberikan dalam beberapa sesi, tergantung pada seberapa besar keloidnya.

3. Perawatan Laser

Cara menghilangkan keloid yang berikutnya. Perawatan laser menggunakan berbagai jenis laser untuk meratakan keloid dan memudarkan warnanya. Ini adalah metode yang efektif untuk keloid yang lebih kecil dan lebih datar.

4. Krioterapi

Krioterapi melibatkan pembekuan keloid dengan nitrogen cair. Ini bisa membantu keloid mengencang dan mengecil. Namun, metode ini tidak selalu efektif dan dapat meninggalkan warna kulit yang berbeda di daerah yang diobati.

Baca Juga  Jenis Madu: Manfaat, Proses Produksi, dan Tips Memilih Madu

5. Operasi Pengangkatan Keloid

Dalam beberapa kasus, dokter dapat merekomendasikan pengangkatan keloid melalui prosedur bedah. Namun, metode ini harus dilakukan dengan hati-hati, karena pengangkatan keloid dapat menyebabkan lebih banyak keloid terbentuk jika tidak dilakukan dengan benar.

6. Terapi Radiasi

Terapi radiasi adalah metode yang kurang umum dan biasanya digunakan untuk keloid yang sangat besar dan sulit diatasi dengan cara lain. Ini melibatkan penggunaan radiasi rendah untuk mengurangi pertumbuhan jaringan parut.

7. Silikon

Cara menghilangkan keloid yang selanjutnya. Penggunaan gel silikon atau plester silikon dapat membantu menghaluskan dan meratakan keloid. Kamu dapat membeli produk ini secara bebas di apotek atau mendapatkan resep dari dokter.

8. Perawatan Topikal

Beberapa perawatan topikal, seperti krim atau gel yang mengandung bahan-bahan seperti retinoid atau asam hidroksi, dapat membantu mengurangi tampilan keloid. Penggunaan teratur dapat membantu memudarkan keloid seiring waktu.

9. Perawatan Alternatif

Cara menghilangkan keloid yang terakhir. Beberapa orang mencoba perawatan alternatif seperti akupunktur, terapi pijat, atau penggunaan minyak esensial untuk mengurangi keloid. Namun, efektivitas metode ini belum terbukti secara ilmiah, dan sebaiknya digunakan dengan hati-hati.

Penting untuk diingat bahwa tidak ada metode yang dapat menjamin penghilangan total keloid. Setiap individu merespons perawatan dengan cara yang berbeda, dan beberapa keloid mungkin lebih sulit diobati daripada yang lain. Selalu konsultasikan dengan dokter kamu sebelum memutuskan perawatan apa yang paling sesuai untuk kamu, dan pastikan untuk mengikuti petunjuk perawatan yang diberikan oleh dokter kamu untuk hasil yang terbaik.

Pencegahan Keloid

1. Lindungi Luka dari Sinar Matahari

Sinar matahari dapat membuat keloid menjadi lebih terlihat. Pastikan untuk melindungi luka dari sinar matahari langsung dengan menggunakan penutup atau tabir surya.

Baca Juga  Cara Mengatasi Batuk pada Bayi dengan Aman

2. Gunakan Gel Silikon

Gel silikon dapat membantu mengurangi pembentukan keloid. Kamu dapat mengoleskannya pada luka setelah luka sembuh.

Kesimpulan

Keloid dapat mengganggu kepercayaan diri, tetapi dengan perawatan yang tepat, kamu dapat menghilangkannya atau mengurangi penampilannya. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter kulit dan memilih metode perawatan yang sesuai dengan jenis keloid kamu.

Setelah mengikuti cara menghilangkan keloid di atas, kulit kamu akan menjadi lebih mulus dan kamu akan merasa lebih percaya diri. Jangan biarkan keloid menghambat penampilan kamu.

Pertanyaan Umum

  1. Apakah keloid bisa hilang dengan sendirinya?
    Keloid tidak akan hilang dengan sendirinya, tetapi dengan perawatan yang tepat, kamu dapat mengurangi penampilannya.
  2. Berapa lama proses penghilangan keloid biasanya memakan waktu?
    Proses penghilangan keloid bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, tergantung pada metode perawatan yang kamu pilih.
  3. Apakah semua orang rentan terhadap keloid?
    Tidak, tidak semua orang rentan terhadap keloid. Faktor genetik dan jenis kulit berperan dalam risiko terjadinya keloid.
  4. Apakah terapi laser menyakitkan?
    Terapi laser biasanya tidak terlalu sakit, tetapi kamu mungkin merasakan sedikit ketidaknyamanan selama prosedur.
  5. Bisakah saya menggunakan obat-obatan over-the-counter untuk menghilangkan keloid?
    Sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan over-the-counter untuk menghilangkan keloid, karena penggunaan yang salah dapat memperburuk kondisi.