Panduan Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat untuk Keutamaan Berlimpah

Posted on

Panduan Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat untuk Keutamaan Berlimpah

Shalat Tahajud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada sepertiga malam terakhir. Shalat ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya: diampuni dosa-dosa, dikabulkan doa-doa, dan diangkat derajatnya. Shalat Tahajud dapat dikerjakan dengan 2 rakaat atau lebih, dengan niat sebagai berikut:

Artinya: “Aku niat shalat sunnah Tahajud dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala”.

Setelah membaca niat, maka shalat Tahajud dapat dikerjakan seperti shalat sunnah lainnya. Shalat ini dapat dikerjakan secara berjamaah atau sendirian.

Selain keutamaan yang telah disebutkan di atas, shalat Tahajud juga dapat memberikan ketenangan hati, menghilangkan stres, dan meningkatkan kualitas tidur. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk membiasakan diri mengerjakan shalat Tahajud.

Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat

Niat merupakan salah satu rukun sholat, termasuk sholat Tahajud. Niat sholat Tahajud 2 rakaat memiliki beberapa aspek penting, antara lain:

  • Ikhlas
  • Menghadap kiblat
  • Rakaat
  • Sunnah
  • Waktu malam
  • Mengharap ridha Allah
  • Dikerjakan dengan tuma’ninah
  • Membaca doa iftitah
  • Rukuk dan sujud
  • Salam

Semua aspek tersebut harus diperhatikan dalam melaksanakan sholat Tahajud. Dengan niat yang benar dan pelaksanaan yang sesuai dengan sunnah, insya Allah sholat Tahajud yang kita kerjakan akan diterima oleh Allah SWT.Selain itu, sholat Tahajud juga memiliki beberapa keutamaan, di antaranya: Diampuni dosa-dosa Dikabulkan doa-doa Diangkat derajatnya Mendapatkan ketenangan hati Menghilangkan stres Meningkatkan kualitas tidurOleh karena itu, sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk membiasakan diri mengerjakan sholat Tahajud.

Ikhlas

Ikhlas merupakan salah satu aspek penting dalam niat sholat tahajud 2 rakaat. Ikhlas artinya melakukan sesuatu hanya karena Allah SWT, tanpa mengharapkan imbalan atau pujian dari manusia. Dalam konteks sholat tahajud, ikhlas berarti kita mengerjakan sholat tersebut semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT, bukan karena ingin dipuji atau dihormati oleh orang lain.

  • Orientasi kepada Allah SWT

    Sholat tahajud yang dikerjakan dengan ikhlas akan berorientasi kepada Allah SWT. Artinya, kita mengerjakan sholat tersebut karena ingin mendekatkan diri kepada-Nya, bukan karena ingin terlihat alim atau ingin dipuji oleh orang lain.

  • Mengharap ridha Allah SWT

    Ikhlas dalam sholat tahajud juga berarti kita mengharapkan ridha Allah SWT. Artinya, kita mengerjakan sholat tersebut dengan harapan Allah SWT menerima dan memberikan pahala kepada kita, bukan karena mengharapkan imbalan atau pujian dari manusia.

  • Menghilangkan sifat riya’

    Ikhlas dalam sholat tahajud dapat menghilangkan sifat riya’ (pamer). Artinya, kita mengerjakan sholat tersebut bukan untuk dilihat atau dipuji oleh orang lain, tetapi karena ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

  • Meningkatkan kualitas ibadah

    Ikhlas dalam sholat tahajud dapat meningkatkan kualitas ibadah kita. Artinya, kita akan mengerjakan sholat tersebut dengan lebih khusyuk dan tawadhu, karena kita menyadari bahwa kita sedang beribadah kepada Allah SWT.

Dengan demikian, ikhlas merupakan aspek penting dalam niat sholat tahajud 2 rakaat. Ikhlas akan membuat ibadah kita lebih berkualitas dan lebih bernilai di sisi Allah SWT.

Menghadap kiblat

Menghadap kiblat merupakan salah satu rukun sholat, termasuk sholat Tahajud. Kiblat adalah arah ke Ka’bah di Mekah, yang menjadi patokan arah sholat bagi umat Islam di seluruh dunia.

Dalam sholat Tahajud, menghadap kiblat memiliki beberapa makna penting, antara lain:

  • Menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT
    Dengan menghadap kiblat, kita menunjukkan ketaatan kita kepada Allah SWT. Kita mengakui bahwa Allah SWT adalah Tuhan kita dan kita hanya menyembah kepada-Nya.
  • Menyatukan umat Islam
    Kiblat menjadi titik fokus yang sama bagi seluruh umat Islam di dunia. Dengan menghadap kiblat, kita merasa terhubung dengan sesama muslim, meskipun kita berada di tempat yang berbeda.
  • Menjaga kekhusyukan sholat
    Menghadap kiblat dapat membantu kita menjaga kekhusyukan sholat. Ketika kita fokus pada kiblat, kita akan lebih mudah mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, menghadap kiblat merupakan aspek penting dalam niat sholat Tahajud 2 rakaat. Dengan menghadap kiblat, kita menunjukkan ketaatan kita kepada Allah SWT, menyatukan diri dengan sesama muslim, dan menjaga kekhusyukan sholat kita.

Rakaat

Rakaat adalah satuan dalam sholat, yang terdiri dari beberapa gerakan, yaitu berdiri, rukuk, sujud, dan duduk. Dalam sholat Tahajud, jumlah rakaat yang dikerjakan minimal adalah dua rakaat.

Jumlah rakaat dalam sholat Tahajud memiliki beberapa makna penting, antara lain:

  • Menunjukkan kesunahan
    Sholat Tahajud adalah sholat sunnah, sehingga jumlah rakaatnya tidak ditentukan secara pasti. Namun, mengerjakan sholat Tahajud dengan dua rakaat merupakan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
  • Memudahkan pelaksanaan
    Sholat Tahajud dengan dua rakaat relatif mudah dikerjakan, sehingga tidak memberatkan bagi yang mengerjakannya. Hal ini sesuai dengan tujuan sholat Tahajud, yaitu sebagai ibadah tambahan yang dilakukan setelah tidur malam.
  • Menjaga kekhusyukan
    Jumlah rakaat yang sedikit dapat membantu menjaga kekhusyukan dalam sholat Tahajud. Sebab, jika rakaatnya terlalu banyak, maka dikhawatirkan kekhusyukan kita akan berkurang.
Baca Juga  Menyelami Keunikan Singa Padang Pasir yang Terancam Punah

Dengan demikian, jumlah rakaat dalam niat sholat Tahajud 2 rakaat memiliki makna penting, yaitu menunjukkan kesunahan, memudahkan pelaksanaan, dan menjaga kekhusyukan sholat.

Sunnah

Sunnah adalah segala sesuatu yang diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun ketetapan. Dalam konteks sholat Tahajud, sunnah memiliki beberapa makna penting.

  • Pelaksanaan sholat Tahajud
    Sholat Tahajud merupakan sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Beliau bersabda, “Sholat malam (Tahajud) itu lebih utama daripada dunia dan seisinya.” (HR. Tirmidzi).
  • Jumlah rakaat sholat Tahajud
    Meskipun tidak ada ketentuan pasti mengenai jumlah rakaat sholat Tahajud, namun Rasulullah SAW biasanya mengerjakannya dengan dua rakaat. Jumlah rakaat ini juga sesuai dengan niat sholat Tahajud 2 rakaat.
  • Waktu pelaksanaan sholat Tahajud
    Waktu pelaksanaan sholat Tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir. Waktu ini dianggap sebagai waktu yang paling tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Tata cara pelaksanaan sholat Tahajud
    Tata cara pelaksanaan sholat Tahajud secara umum sama dengan sholat sunnah lainnya. Namun, terdapat beberapa perbedaan, seperti tidak adanya azan dan iqamat, serta dianjurkan untuk membaca doa khusus setelah sholat.

Dengan demikian, sunnah memiliki peran penting dalam niat sholat Tahajud 2 rakaat. Sunnah memberikan tuntunan mengenai pelaksanaan sholat Tahajud, mulai dari jumlah rakaat, waktu pelaksanaan, hingga tata cara pelaksanaannya. Dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW, kita dapat melaksanakan sholat Tahajud dengan lebih baik dan sesuai dengan tuntunan agama.

Waktu Malam

Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada sepertiga malam terakhir. Waktu malam memiliki beberapa makna penting dalam kaitannya dengan niat sholat Tahajud 2 rakaat, antara lain:

  • Waktu yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT
    Malam hari, khususnya sepertiga malam terakhir, dianggap sebagai waktu yang paling tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Suasana yang tenang dan sunyi pada waktu tersebut dapat membantu kita lebih fokus dan khusyuk dalam beribadah.
  • Waktu yang mustajab untuk berdoa
    Rasulullah SAW bersabda, “Pada sepertiga malam terakhir, Allah turun ke langit dunia dan berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku, Aku akan memberinya. Siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, Aku akan mengampuninya.'” (HR. Tirmidzi).
  • Waktu yang penuh berkah
    Malam hari, khususnya sepertiga malam terakhir, adalah waktu yang penuh berkah. Pada waktu tersebut, Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada hamba-hamba-Nya.

Dengan demikian, waktu malam memiliki peran penting dalam niat sholat Tahajud 2 rakaat. Waktu malam memberikan kesempatan bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memanjatkan doa, dan memperoleh keberkahan di sepertiga malam terakhir.

Mengharap Ridha Allah

Niat sholat tahajud 2 rakaat haruslah disertai dengan keinginan untuk mengharapkan ridha Allah SWT. Hal ini karena sholat tahajud merupakan ibadah yang dilakukan pada waktu malam, di mana manusia cenderung lebih dekat dengan-Nya. Dengan mengharapkan ridha Allah SWT, kita dapat meningkatkan kekhusyukan dan keikhlasan dalam melaksanakan sholat tahajud.

Mengharap ridha Allah SWT dalam niat sholat tahajud 2 rakaat memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan kualitas sholat tahajud
  • Mendapatkan pahala yang berlimpah
  • Memperkuat hubungan dengan Allah SWT

Selain itu, mengharapkan ridha Allah SWT juga dapat menjadi motivasi untuk istiqomah dalam melaksanakan sholat tahajud. Sebab, kita akan merasa bahwa sholat tahajud yang kita kerjakan benar-benar bernilai di sisi Allah SWT.

Dalam praktiknya, mengharapkan ridha Allah SWT dalam niat sholat tahajud 2 rakaat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Membaca niat sholat tahajud dengan benar dan ikhlas
  • Melaksanakan sholat tahajud dengan sebaik-baiknya
  • Membaca doa setelah sholat tahajud dengan khusyuk

Dengan mengharapkan ridha Allah SWT dalam niat sholat tahajud 2 rakaat, kita dapat memperoleh manfaat yang besar, baik di dunia maupun di akhirat.

Dikerjakan dengan tuma’ninah

Dalam niat sholat tahajud 2 rakaat, terdapat frasa “dikerjakan dengan tuma’ninah”. Tuma’ninah artinya tenang dan tidak tergesa-gesa. Mengerjakan sholat tahajud dengan tuma’ninah memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan kekhusyukan sholat
  • Memperhatikan gerakan dan bacaan sholat dengan baik
  • Merasakan kehadiran Allah SWT dalam sholat

Selain itu, mengerjakan sholat tahajud dengan tuma’ninah juga merupakan salah satu bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Beliau bersabda, “Sholatlah kalian dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.” (HR. Bukhari)

Dalam praktiknya, mengerjakan sholat tahajud dengan tuma’ninah dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Berdiri tegak dan tenang pada saat takbiratul ihram
  • Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek dengan tartil
  • Rukuk, sujud, dan duduk dengan tuma’ninah
  • Membaca doa setelah sholat dengan tenang dan khusyuk
Baca Juga  Panduan Lengkap Daur Hidup Ayam untuk Optimalisasi Peternakan

Dengan mengerjakan sholat tahajud dengan tuma’ninah, kita dapat merasakan ketenangan dan kekhusyukan dalam melaksanakan ibadah. Hal ini juga dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Membaca Doa Iftitah

Membaca doa iftitah merupakan salah satu sunnah dalam sholat, termasuk sholat tahajud. Doa iftitah dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surat Al-Fatihah. Doa iftitah memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

  • Membuka pintu ampunan Allah SWT

    Membaca doa iftitah dapat membuka pintu ampunan Allah SWT. Hal ini karena doa iftitah berisi permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah kita lakukan.

  • Menambah kekhusyukan sholat

    Membaca doa iftitah dapat menambah kekhusyukan sholat. Sebab, doa iftitah berisi pujian dan pengagungan kepada Allah SWT, sehingga dapat membuat hati kita lebih dekat dengan-Nya.

  • Menolak gangguan setan

    Membaca doa iftitah dapat menolak gangguan setan. Hal ini karena doa iftitah berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan.

  • Mendapatkan pahala yang besar

    Membaca doa iftitah dapat mendatangkan pahala yang besar. Hal ini karena membaca doa iftitah merupakan amalan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Dengan demikian, membaca doa iftitah memiliki banyak keutamaan dalam sholat tahajud. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk membaca doa iftitah sebelum melaksanakan sholat tahajud.

Rukuk dan sujud

Rukuk dan sujud merupakan dua gerakan penting dalam sholat, termasuk sholat tahajud. Kedua gerakan ini memiliki makna dan keutamaan tersendiri, yang sangat berkaitan dengan niat sholat tahajud 2 rakaat.

  • Menundukkan diri kepada Allah SWT

    Dalam gerakan rukuk, kita menundukkan kepala dan badan kita sebagai bentuk penundukan diri kepada Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa kita mengakui kebesaran dan keagungan-Nya, serta kita siap untuk menerima segala perintah dan larangan-Nya.

  • Menyembah Allah SWT

    Dalam gerakan sujud, kita meletakkan dahi, hidung, kedua tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki kita di lantai sebagai bentuk penyembahan kepada Allah SWT. Gerakan ini menunjukkan bahwa kita hanya menyembah kepada-Nya dan tidak ada Tuhan selain Allah SWT.

  • Memohon ampunan Allah SWT

    Ketika kita rukuk dan sujud, kita dianjurkan untuk memperbanyak doa dan istighfar (memohon ampunan kepada Allah SWT). Hal ini karena rukuk dan sujud merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

  • Mengambil pelajaran dari sholat

    Rukuk dan sujud juga merupakan sarana untuk mengambil pelajaran dari sholat. Ketika kita rukuk, kita diingatkan untuk selalu merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Ketika kita sujud, kita diingatkan untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya.

Dengan memahami makna dan keutamaan rukuk dan sujud, kita dapat melaksanakan sholat tahajud dengan lebih khusyuk dan bermakna. Rukuk dan sujud menjadi bagian penting dalam niat sholat tahajud 2 rakaat karena kedua gerakan ini menunjukkan ketaatan dan ketundukan kita kepada Allah SWT, serta menjadi sarana untuk memohon ampunan dan mengambil pelajaran dari sholat.

Salam

Salam merupakan salah satu gerakan terakhir dalam sholat, termasuk sholat tahajud. Salam memiliki beberapa makna dan keutamaan yang berkaitan dengan niat sholat tahajud 2 rakaat, di antaranya:

  • Menyelesaikan sholat

    Salam menandakan berakhirnya sholat. Dengan mengucapkan salam, kita menyatakan bahwa kita telah menyelesaikan sholat kita dan keluar dari keadaan ihram.

  • Mengucapkan salam kepada malaikat

    Dalam salam, kita mengucapkan salam kepada malaikat yang hadir di sisi kita selama sholat. Malaikat ini bertugas untuk menyampaikan doa-doa kita kepada Allah SWT.

  • Memohon keselamatan

    Dalam salam, kita juga memohon keselamatan kepada Allah SWT. Kita memohon agar Allah SWT melindungi kita dari segala bahaya dan bencana.

  • Mengucapkan salam kepada sesama muslim

    Jika sholat dilakukan secara berjamaah, maka salam juga berfungsi untuk mengucapkan salam kepada sesama muslim yang ikut sholat. Salam ini merupakan bentuk silaturahmi dan persaudaraan di antara sesama muslim.

Dengan memahami makna dan keutamaan salam, kita dapat melaksanakan sholat tahajud dengan lebih khusyuk dan bermakna. Salam menjadi bagian penting dalam niat sholat tahajud 2 rakaat karena gerakan ini menandakan berakhirnya sholat, menjadi sarana untuk menyampaikan doa-doa kita, memohon keselamatan kepada Allah SWT, dan mempererat silaturahmi di antara sesama muslim.

Pertanyaan Umum tentang Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya tentang niat sholat tahajud 2 rakaat:

Pertanyaan 1: Apa saja keutamaan sholat tahajud?

Jawaban: Sholat tahajud memiliki banyak keutamaan, di antaranya diampuni dosa-dosa, dikabulkan doa-doa, diangkat derajatnya, mendapatkan ketenangan hati, menghilangkan stres, dan meningkatkan kualitas tidur.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara mengerjakan sholat tahajud?

Jawaban: Sholat tahajud dikerjakan pada sepertiga malam terakhir dengan jumlah rakaat minimal dua rakaat. Tata cara pelaksanaannya sama dengan sholat sunnah lainnya, yaitu dimulai dengan niat, takbiratul ihram, membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, rukuk, sujud, dan diakhiri dengan salam.

Baca Juga  Median Data: Ukuran Pemusatan yang Tepat untuk Data Anda

Pertanyaan 3: Apa saja yang perlu diperhatikan dalam membaca niat sholat tahajud?

Jawaban: Dalam membaca niat sholat tahajud, perlu diperhatikan aspek-aspek penting seperti ikhlas, menghadap kiblat, jumlah rakaat, sunnah, waktu malam, mengharapkan ridha Allah, dikerjakan dengan tuma’ninah, membaca doa iftitah, rukuk dan sujud, serta salam.

Pertanyaan 4: Apakah membaca doa iftitah termasuk sunnah dalam sholat tahajud?

Jawaban: Ya, membaca doa iftitah merupakan salah satu sunnah dalam sholat tahajud. Doa iftitah dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surat Al-Fatihah. Membaca doa iftitah memiliki beberapa keutamaan, seperti membuka pintu ampunan Allah SWT, menambah kekhusyukan sholat, menolak gangguan setan, dan mendapatkan pahala yang besar.

Pertanyaan 5: Mengapa rukuk dan sujud penting dalam sholat tahajud?

Jawaban: Rukuk dan sujud merupakan gerakan penting dalam sholat tahajud karena memiliki makna dan keutamaan tertentu. Rukuk menunjukkan penundukan diri kepada Allah SWT, sedangkan sujud menunjukkan penyembahan kepada-Nya. Selain itu, rukuk dan sujud juga merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa dan mengambil pelajaran dari sholat.

Pertanyaan 6: Apa fungsi salam dalam sholat tahajud?

Jawaban: Salam dalam sholat tahajud berfungsi untuk menandakan berakhirnya sholat, mengucapkan salam kepada malaikat yang hadir, memohon keselamatan kepada Allah SWT, dan mengucapkan salam kepada sesama muslim jika sholat dilakukan secara berjamaah.

Demikian beberapa pertanyaan umum dan jawabannya tentang niat sholat tahajud 2 rakaat. Dengan memahami hal-hal tersebut, semoga kita dapat melaksanakan sholat tahajud dengan lebih baik dan khusyuk.

Wallahu a’lam bishawab.

Tips Melaksanakan Sholat Tahajud 2 Rakaat

Sholat tahajud adalah sholat sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Untuk melaksanakan sholat tahajud dengan baik, berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti:

Tip 1: Niat yang ikhlas

Niat yang ikhlas merupakan kunci diterimanya ibadah. Niatkan sholat tahajud semata-mata karena Allah SWT, bukan karena ingin dipuji atau dihormati oleh orang lain.

Tip 2: Menghadap kiblat

Menghadap kiblat saat sholat merupakan salah satu syarat sahnya sholat. Pastikan Anda menghadap kiblat dengan benar saat melaksanakan sholat tahajud.

Tip 3: Dikerjakan dengan tuma’ninah

Tuma’ninah artinya tenang dan tidak tergesa-gesa. Kerjakan sholat tahajud dengan tuma’ninah agar Anda dapat lebih khusyuk dan merasakan kehadiran Allah SWT.

Tip 4: Memperbanyak doa

Waktu sholat tahajud adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Perbanyaklah berdoa dan meminta ampunan kepada Allah SWT saat melaksanakan sholat tahajud.

Tip 5: Menjaga kekhusyukan

Kekhusyukan adalah hal yang penting dalam sholat. Hindari segala hal yang dapat mengganggu kekhusyukan Anda saat melaksanakan sholat tahajud, seperti pikiran yang melayang atau suara-suara bising.

Tip 6: Membaca doa iftitah

Doa iftitah adalah doa yang dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surat Al-Fatihah. Membaca doa iftitah dapat menambah kekhusyukan dan mendatangkan pahala.

Tip 7: Rukuk dan sujud dengan benar

Rukuk dan sujud merupakan gerakan penting dalam sholat. Lakukan rukuk dan sujud dengan benar dan tuma’ninah agar Anda dapat lebih merasakan kehadiran Allah SWT.

Tip 8: Salam dengan sempurna

Salam merupakan gerakan terakhir dalam sholat. Ucapkan salam dengan sempurna dan tuma’ninah sebagai tanda berakhirnya sholat.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, semoga kita dapat melaksanakan sholat tahajud dengan lebih baik dan khusyuk. Sholat tahajud yang khusyuk akan mendatangkan banyak manfaat dan keberkahan bagi kita, baik di dunia maupun di akhirat.

Penutup

Niat sholat tahajud 2 rakaat merupakan hal yang sangat penting dalam melaksanakan sholat tahajud. Dengan memahami makna dan keutamaan dari setiap aspek niat tersebut, kita dapat melaksanakan sholat tahajud dengan lebih khusyuk dan bermakna. Sholat tahajud yang khusyuk akan mendatangkan banyak manfaat dan keberkahan bagi kita, baik di dunia maupun di akhirat.

Marilah kita senantiasa istiqomah dalam melaksanakan sholat tahajud. Semoga Allah SWT menerima ibadah kita dan memberikan kita limpahan rahmat dan hidayah-Nya. Amin ya rabbal ‘alamin.

Youtube Video: