KKL Jurusan Tadris Biologi IAIN Metro Lampung : Menyinergikan Ilmu Umum Dengan Ilmu Agama

ADMIN | Rabu , 3-Juli-2019

YOGYA (biotifor.or.id)  – “Kunjungan Ilmiah ke BBPPBPTH dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ini kita maksudkan untuk menyinergikan  ilmu umum dengan ilmu agama, khususnya pada mata kuliah-mata kuliah bidang biologi,” kata Syahreni Siregar, M.Hum. Hal ini disampaikan oleh Ketua Jurusan S1 Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Metro Lampung saat memberikan sambutan di Ruang Seminar BBPPBPTH, Kamis (27/06/2019).

Syahreni melanjutkan bahwa KKL ini juga dimaksudkan untuk menyelaraskan antara teori yang selama ini diperoleh mahasiswa dan praktek di lapangan atau dunia kerja. Selain itu juga memberikan pengalaman dan mengoptimalkan perkuliahan pada mata kuliah bioteknologi, dan memberikan gambaran berbagai aktifitas bioteknologi dan pemuliaan tanaman.

Kegiatan ini juga untuk membangun jalinan kerjasama yang saling menguntungkan dalam rangka pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat antara pihak BBPPBPTH dengan Jurusan  Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).

Sebelumnya, Dr. Nur Sumedi, S.Pi, MP., Kepala BBPPBPTH, dalam sambutannya mengatakan bahwa pada jaman dahulu sekitar abad ke-7 hingga abad ke-12 M. Islam berjaya dan menjadi pusat peradaban dengan menyumbang berbagai karya ilmu pengetahuan, sehingga Islam menjadi sumber peradaban negeri adidaya pada masa itu.

Nur Sumedi berharap mahasiswa IAIN Metro Lampung ini bisa tidak kalah dari lulusan-lulusan dari universitas-universitas terkemuka lainnya, karena selain mendapat materi mata kuliah yang bersifat umum juga mendapat bekal agama lebih banyak.

Pada kesempatan itu Nur Sumedi menjelaskan secara singkat tentang kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh BBPPBPTH. Di akhir sambutannya beliau mempersilahkan apabila dari 40 mahasiswa yang mengikuti kunjungan ilmiah ini. “Pada saat menyusun tugas akhir nanti kalau ada yang tertarik dengan tema yang berkaitan dengan bioteknologi dan pemuliaan tanaman hutan, para peneliti di sini siap membantu,” ujar Nur Sumedi.

Setelah menyelesaikan rangkaian acara di ruang seminar, peserta dibagi menjadi 4 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang. Keempat kelompok itu kemudian menuju Laboratorium Genetika Molekuler, Laboratorium Kultur Jaringan, Laboratorium Bioenergi dan Persemaian untuk mendengarkan penjelasan dan berdiskusi dengan peneliti/pembimbing terkait.

“Alhamdulillah sambutan sangat hangat dan lokasi yang sangat tepat untuk mahasiswa melakukan penelitian atau KKL. Harapan ke depan dapat dilakukan MoU antar lembaga dan dapat memberikan info-info terbaru,” kata Syahreni di sela-sela kunjungan.

“Sangat memberi banyak informasi yang luar biasa, dimana saya dapat mengetahui bagaimana membuat minyak dari bahan yang mudah dijumpai, dan hasilnya dapat memberi manfaat banyak dan ramah lingkungan, mulai buah dan cangkangnya dapat dimanfaatkan,” ujar Halimah Sa’diah, salah seorang peserta yang mengunjungi Laboratorium Bioenergi.***(mna)

 

Dokumentasi: DS, MNA, UQ

 

  

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan :

Jl. Palagan Tentara Pelajar KM15 Purwobinangun Pakem Sleman DI Yogyakarta (Indonesia)

Email                : breeding@biotifor.or.id

Website            : www.biotifor.or.id

E-Journal          : http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/index